Benda Ini Belum Ditemukan, KNKT Pesimis Ungkap Penyebab Jatuhnya Sriwijaya Air SJ182

Kamis, 11 Maret 2021 20:03

Kotak hitam (black box) FDR pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ182 Jakarta - Pontianak diperlihatkan di De...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Hingga saat ini, kotak hitam Cockpit Voice Recorder (CVR) Sriwijaya Air SJ182 belum juga ditemukan. Hal ini membuat Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) pesimistis bisa memberikan kesimpulan ilmiah mengenai penyebab jatuhnya pesawat.

Demikian disampaikan Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono dalam konferensi pers laporan awal (preliminary report) investigasi SJ-182 di Jakarta, Rabu (10/2/2021).

“Ini kondisi yang menyedihkan bagi kami. Kami tidak bisa memberikan suatu hasil atau kesimpulan yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” kata dia dikutip dari Antara.

Namun, Soerjanto bersikeras akan melanjutkan pencarian CVR hingga benda yang menjadi kunci dalam proses investigasi itu ditemukan.

“Kami belum berpikir kalau CVR tidak ditemukan. CVR harus ditemukan dan belum berpikir kalau tidak ketemu,”

“Sepanjang masih sanggup dibantu Kemenhub dari Basarnas, saling gotong-royong akan terus mencari hingga ketemu,” sambungnya.

Dia menambahkan pihaknya masih mencari CVR dengan cara menual semenjak operasi SAR dihentikan pada 21 Januari 2021.

Namun kendala saat ini adalah cuaca buruk yang telah menyulitkan pencarian.

“Kami menyiapkan alat untuk menyingkirkan lumpur yang menutupi CVR dan puing-puing pesawat yang masih ada. Cuaca ini sangat krusial, mudah-mudahan setelah seminggu cuaca akan membaik dan kami menemukan CVR,” katanya.

Dalam kesempatan sama, Kepala Sub Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo mengatakan, saat ini pihaknya melakukan upaya-upaya pencarian.

Bagikan berita ini:
7
9
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar