Divonis 6 Tahun Penjara, Hakim: Nurhadi Dinilai Berjasa Dalam Kemajuan MA

Kamis, 11 Maret 2021 11:26

Tersangka kasus dugaan suap gratifikasi senilai Rp 46 miliar, Nurhadi dan Rezky Herbiyono berjalan usai menjalani pemeri...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono telah divonis enam tahun pidana penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Vonis itu jauh lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU).

Padahal, Nurhadi divonis hukuman 12 tahun pidana penjara dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan. Sementara itu, Rezky Herbiyono dituntut 11 tahun pidana penjara dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan.

Alasan majelis hakim menjatuhkan hukuman sangat rendah kepada Nurhadi dan menantunya, karena dinilai berjasa kepada Mahkamah Agung (MA). Karena pada saat bertugas di MA, Nurhadi banyak mengatur keperluan lembaga kekuasaan kehakiman itu.

“Alasan meringankan belum pernah dihukum, punya tanggungan keluarga, dan Nurhadi telah berjasa dalam kemajuan MA,” kata Ketua Majelis Hakim, Saifudin Zuhri membacakan amar putusan, Rabu (10/3) malam.

Sementara itu berdasarkan pertimbangan yang memberatkan, Nurhadi dinilai merusak nama baik MA hingga lembaga peradilan di bawahnya. Karena dia terbukti menerima suap hingga gratifikasi untuk mengurus perkara di MA.

Bagikan berita ini:
8
2
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar