Kubu Moeldoko Diminta Diam, Herzaky Demokrat: Sudah Dipecat, Abal-abal dan Main Tidak Jelas

Jumat, 12 Maret 2021 21:00

Ketua Bakomstra Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra (mufit)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA— Ketua Bakomstra Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra meminta kubu Moeldoko untuk tidak banyak bicara mengenai Demokrat sebab kubu Moeldoko ini sudah dipecat.

“Sudahlah banyak ngomong, jelas mereka sudah dipecat dari partai. Dan KLB di Sumut juga abal-abal, terus mau main narasi yang tidak jelas,” katanya di DPP Demokrat, Jakarta, Jumat (12/3/2021).

Menurutnya penggagas KLB abal-abal Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) tidak mengerti hukum.

“Orang hukum nggak ngerti hukum, kan jelas di dalam AD ART yang sah, kita pegang persyaratan untuk KLB itu sudah diatur,” ucapnya.

“Dan AD/ART itu sudah disahkan oleh pemerintah pada tahun 2020 di kongres kemarin, terus main mengklaim dan sesuai aturan partai,” sambung Herzaky.

Anak buah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu juga meyakini bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Loaly, tidak akan mengesahkan hasil KLB tersebut.

“Kami yakin Presiden Jokowi dan Pak Yasonna masih memiliki hati nuraninya. Sehingga bisa memutuskan kasus ini lebih objektif,” pungkasnya.

Sebelumnya, Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Kedatangan mereka untuk menggugat 10 orang lantaran dianggap melakukan perbuatan melawan hukum.

Ketua Bakomstra, Herzaky Mahendra Putra menjelaskan, gugatan terhadap 10 orang tersebut dianggap telah melakukan perbuatan melawan hukum.

Komentar