Lamban Tangani Banjir, Kepala Dissos dan BPBD Makassar Dinonjobkan

Jumat, 12 Maret 2021 16:31

Danny Pomanto meninjau banjir. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kinerja dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Makassar, Dinas Sosial (Dissos) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam menangani banjir dinilai lamban.

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto pun mengambil langkah tegas. Kepala Dissos, Mukhtar Tahir dan Kepala BPBD, Muh. Rusli kini diistirahatkan (nonjob) dari jabatannya.

“Kemarin, BPBD sama Dissos. Karena di lapangan seperti itu, sangat mengecewakan kinerjanya,” ujar Danny, Jumat (12/3/2021).

Kata Danny, dirinya sudah memerintahkan kedua OPD tersebut untuk bersiap menangani banjir, namun fakta di lapangan tidak sesuai. Dapur umum tidak siap dan evakuasi korban banjir dinilai lamban. Sehingga banyak masyarakat mengeluh.

“Saya dapat laporan bahwa dia sudah makan, setelah saya cek ternyata belum makan. Nah, begitu saya cek dibilang sudah makan pagi ternyata makan sumbangan. Kan itu tidak boleh, pemerintah harus hadir,” tuturnya.

Menurut Danny, kinerja OPD tidak boleh lamban, apalagi menangani banjir yang tiap tahun terjadi. Untuk itu, pihaknya butuh orang yang bisa bekerja cepat dan tidak menyusahkan masyarakat.

“Kenapa? Karena sehari sebelumnya saya sudah peringatan. Dulu, kalau saya sudah kasih peringatan begitu. Itu orang sudah harus tau. Apa anu nya. Kecuali perintah belum turun. Tapi ini, saya sudah perintahkan. Sebelum terjadi banjir lagi, seperti itu,”tegasnya.

Namun, keduanya kini diperiksa oleh inspektorat Makassar sebelum dikeluarkan surat untuk menentukan pelaksana harian (Plh).

Komentar