Manajeman Lapor ke Polisi, Oknum TNI Datangi SPBU Pasca Pemukulan Operator

Jumat, 12 Maret 2021 18:47

Pria bermotor plat TNI memukul operator SPBU di Gowa. (IST)

FAJAR.CO.ID, GOWA- Fajar, operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Poros Malino, Kabupaten Gowa harus menahan sakit setelah dibogem seorang pemotor yang hendak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Laki-laki tersebut menggunakan sepeda motor jenis trail dengan nomor plat TNI diduga emosi karena ditegur setelah berupaya menyerobot antrian kendaraan.

Pasca kejadian tersebut, dua oknum TNI dikabarkan mendatangi SPBU itu. Hal itu dibenarkan, kerabat korban yang juga operator SPBU, Akbar.

“Iya benar memang kejadian kemarin (hari Rabu). Korbannya itu keluarga saya namanya Fajar. Sekarang dia sudah dua hari tidak masuk kerja pasca kejadian itu,” kata Akbar di lokasi, Jumat (12/3/2021).

Atas kejadian itu, pihak manajemen SPBU melapor ke aparat keplisian setempat. Akbar juga menjelaskan, sejumlah aparat TNI juga sempat mendatangi SPBU tersebut.

“Kemarin juga itu tentara datang dua orang. Tapi saya tidak tahu dia pergi apa. Iya sudah kayaknya (melapor ke kepolisian),” tambahnya.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait atas peristiwa pemukulan yang disebut-sebut yang diduga dilakukan oleh oknum TNI.

Sebelumnya, viral di media sosial. Pengendara sepeda motor berplat TNI naik pitam. Kepalan tangannya membogem seorang operator SPBU di Jalan Poros Malino, Kabupaten Gowa.

Peristiwa itu terekam kamera CCTV dan tersebar luas di Facebook. Dalam keterangan video tersebut dijelaskan, pemotor berplat TNI yang memukul itu diduga enggan antri saat ingin mengisi bahan bakar.

Komentar