Marak Kasus Prostitusi Online, Danny Pomanto Usulkan Patroli Siber

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Prostitusi daring kian marak terjadi di Kota Makassar. Bahkan melibatkan anak di bawah umur.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto mengaku, prihatin dengan kejadian ini. Untuk itu, ia mengusulkan adanya patroli Siber untuk melacak aktivitas mencurigakan di sosial media.

"Saya kira perlu ada patroli siber. Jadi, termasuk membantu kepolisian karena hal itu tidak bisa dibiarkan karena berbahaya sekali,"kata Danny, Jumat (12/3/2021).

Menurut Danny, masalah ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Karena menyangkut masa depan anak. Harus segera ditangani. Bukan hanya dari pihak kepolisian, tetapi Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar harus terlibat.

"Saya liat banyak hal yang dilanggar prostitusi banyak hal. Dan saya kira kita sama-sama mengatasi," tegas Danny.

Sebelumnya, Kasus prostitusi online di Kota Makassar kembali terungkap. Dalam kasus ini, 16 orang diamankan oleh aparat dari Polsek Panakkukang.

16 yang ditangkap, 12 orang di antaranya adalah laki-laki, dan empat orang perempuan.

Mereka semua diduga terlibat dalam kasus tersebut. Mereka ditangkap di Hotel Andra Jalan Pandang Raya, Senin (8/3/2021) malam.

“Iya benar tadi malam ada yang kita amankan,” kata Kapolsek Panakkukang, Kompol Jamal Fathur Rakhman, Selasa (9/3/2021)

Polisi membongkar kasus tersebut usai mendapat informasi warga. Penyelidikan pun dilakukan dan dilakukan penangkapan.

Hasilnya, polisi berbadan kekar ini mendapati 16 remaja itu yang berada dalam satu kamar di hotel tersebut.

Saat penggeledahan dilakukan, mata polisi mengarah pada salah satu bagian ruangan kamar, yang tampak mencurigakan. Ternyata, 16 remaja itu ternyata menyimpan senjata tajam berupa anak panah.

  • Bagikan