Rekrutmen PPPK, Guru Honorer K2 Minta Prioritas

Jumat, 12 Maret 2021 09:10

Guru Honorer--jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pengurus Perkumpulan Honorer K2 Indonesia (PHK2I) Kabupaten Garut, Dudi Abdullah meminta pemerintah memprioritaskan mereka dalam rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) 2021.

Dia menyebutkan, jumlah guru honorer K2 tidaklah banyak sehingga layak mendapatakan perlakuan khusus.

“Jangan samakan kami dengan guru honorer nonkategori,” ujar Dudi kepada JPNN.com, Jumat (12/3).

Menurut Dudi, pemerintah seharusnya memerhatikan seluruh honorer K2.

Bukan hanya guru yang mengabdi belasan tahun, tetapi tenaga kependidikan dan teknis lainnya.

Kalau pemerintah tahun ini fokus mengangkat guru PPPK, lanjutnya, dahulukan honorer K2 di tes pertama, Agustus.

Selanjutnya pada tes kedua Oktober dan terakhir Desember, baru honorer nonkategori. Tanpa afirmasi pemerintah, Dudi pesimistis banyak honorer K2 yang lulus passing grade.

Mestinya pemerintah menguji sesama guru honorer K2 agar mereka tidak grogi.

Dia mencontohkan, di Kabupaten Garut sisa guru honorer K2 sekitar 800 orang. Mereka sangat berharap lulus semua dengan kebijakan afirmasi khusus menggunakan sistem waiting list.

Apalagi daerah tidak keberatan mengangkat guru honorer K2 karena melihat pengabdiannya belasan hingga puluhan tahun. “Itu bentuk penghargaan buat kami,” pungkas Dudi. (jpnn/fajar)

Bagikan berita ini:
7
5
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar