Bukan Rp300 M, Utang Pemprov Diproyeksi Rp600 M, Bantuan Keuangan Dipangkas 50%

Sabtu, 13 Maret 2021 11:48

apbd-ilustrasi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR— Refocusing besar-besaran membuat pemprov mengencangkan ikat pinggang. Utang ke pihak ketiga ternyata sangat besar, mencapai Rp600 Miliar.

Atas kondisi tersebut beberapa program strategis hang sebelumnya direncanakan akan terpangkas. Salah satunya Program bantuan keuangan daerah dengan anggaran Rp500 miliar.

Bantuan tersebut kini dipangkas 50 persen, tersisa hanya Rp250 miliar saja. Sementara, program atau tender proyek lain ikut tertunda.

Sejumlah lelang proyek prioritas pemprov ikut tertunda. Dua diantaranya yakni Manajemen Kontstruksi Stadion Mattoanging. Proyek ini menghabiskan anggaran Rp30 miliar.

Sementara untuk Masjid CPI, lelangnya juga tertunda. Kelanjutan bangunan peninggalan era gubernur Syahrul Yasin Limpo tersebit juga berhenti sementara. Anggarannya sebesar Rp23,5 miliar.

Plt Kepala Bappelitbangda Sulsel Andi Darmawan Bintang mengatakan penundaan ini tak akan lama.

Menurutnya semua yang masuk dalam prioritas pemprov akan tetap berjalan. Tak ada yang terpangkas anggarannya.

Terpisah Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUTR Sulsel, Haeruddin mengatakan, sejauh ini belum ada perubahan pagu anggaran untuk Masjid 99 Kubah. Pun informasi penundaan lelang proyek tersebut juga belum dia terima.

Meski begitu, dia tetap berharap program pembangunan ini dilanjutkan. Tak terdampak refocusing.

“Apalagi kita mendengar suara masyarakat. Sudah banyak yang ingin beribadah di masjid tersebut. Makanya tanggung jawan pemprov menuntaskannya,” jelasnya.

Komentar