Selisih Paham Pemkot dengan Pemprov Terkait Proyek, Ini Kelirunya Menurut Pengamat

Sabtu, 13 Maret 2021 12:56

Pengamat Perencanaan Wilayah dan Kota UIN Alauddin Makassar, Andi Idham AP

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Beberapa proyek yang dikelolah oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan seperti Twin Tower, Stadion Mattoanging hingga Jalan Metro Tanjung Bunga kian disoroti oleh Pemerintah Kota Makasar.

Pasalnya, ketiga proyek tersebut dinilai melanggar regulasi. Hingga hari ini, pemprov bersikap terbuka atas kritikan pemkot. Kendati demikian, keduanya cenderung sulit untuk menemukan titik terang.

Pengamat Perencanaan Wilayah dan Kota UIN Alauddin Makassar, Andi Idham AP mengatakan bahwa program strategis seperti ini mestinya telah melalui perencanaan yang matang.

Salah satu akar permasalahan menurut Idham adalah pangalihan status aset dari Pemkot ke Pemprov dilakukan ketika pucuk pimpinan berstatus Pj, bukan definitif.

“Harusnya keputusan strategis sebesar ini ada baiknya menunggu pejabat definitif hasil pemilu,” kata Idham kepada Fajar.co.id, Sabtu, (13/3/2021).

Utamanya status Jalan Metro Tanjung Bunga sekarang diambil alih oleh provinsi sebelum adanya pejabat definitif.

Kemudian terkait Stadion Mattoanging dinilai oleh Walikota Makassar, Danny Pomanto yang Amdal Lalinnya tidak sesuai regulasi.

Idham melihat bahwa lokasi Stadion Mattoanging saat ini memang melewati ambang batas daya tampung kawasan.

“Bisa saja umpamanya kita melakukan rekayasa lalu lintas kayak di luar negeri. Tapi inikan di luar negeri ada namanya kereta bawah tanah, ada namanya jalan layang,” lanjutnya.

Ia menegaskan bahwa memang perlu rekayasa lalu lintas yang ditunjang infrastruktur di sekitarnya. Karena jika tidak, maka sulit untuk mengatasi persoalan kemacetan.

Komentar


VIDEO TERKINI