Bacok Imam Musala Saat Sedang Sujud, Pelaku Masih Tetangga Korban

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JATENG — Kapolres Temanggung AKBP Benny Setyowadi mengatakan, pihaknya menahan Mundari,60, selama 20 hari ke depan. Mundari ditahan atas dugaan sebagai pelaku pembacokan terhadap Muhndori,69,imam salat Subuh di Musala Al Iman dan Trimah,55, Istrinya, di Dusun Sigran, Desa Kemiri, Kaloran, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Pembacokan yang dilakukan terhadap terhadap kedua korban, dilakukan sekitar pukul 04.45 WIB saat keduanya sedang salat Subuh.

Pelaku melakukan pembacokan beberapa kali dari belakang saat korban Muhndori sedang sujud. Setelah itu, membacok Trimah yang berusaha menghalangi pelaku.

Setelah kejadian, kata Benny, kedua korban dibawa ke RSUD Temanggung untuk mendapatkan perawatan. Kondisi terkahir korban atas nama Muhndori menunjukkan tanda-tanda membaik. Namun, istrinya Trimah meninggal dunia sekitar pukul 14.00 WIB.

Dalam kasus tersebut, polisi menyita senjata berupa bendo arit dengan panjang sekitar 30 sentimeter, kemudian kayu yang ujungnya ada pisaunya dan ungkal atau alat mengasah benda tajam.

Saat ini pelaku sudah diamankan, kemudian dilakukan penyidikan dan penyelidikan secara intensif oleh jajaran Satreskrim Polres Temanggung.

“Kami masih dalami motif pelaku melakukan penganiayaan. Informasi awal terkait dengan masalah pribadi antara korban dan tersangka yang kebetulan tetangga,” katanya dikutip dari ANTARA.

Ia mengimbau masyarakat Temanggung bahwa kejadian ini bukan atau tidak ada permasalahan berkaitan dengan agama atau kepercayaan. Kejadian ini adalah murni masalah pribadi antara korban dan pelaku.

  • Bagikan