Nasabah Mengaku Kehilangan Uang Ratusan Juta, Begini Tanggapan BRI

Kamis, 18 Maret 2021 15:49

Ilustrasi BRI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Bank Rakyat Indonesia (BRI) menanggapi keluhan salah seorang nasabahnya, Sigit, 32, yang mengaku uang tunai senilai Rp400 juta yang ia percayakan tersimpan di BRI hilang.

Aestika Oryza Gunarto selaku Coorporite Secretary BRI, menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada 29 Agustus 2018, dimana Pelapor (Sdr. Sigit) mendatangi Kantor BRI Unit Toddopuli.

Kemudian, pukul 14:04:40, Sigit menyetorkan uang senilai Rp400 juta, namun pada pukul 14:05:29 melakukan penarikan uang dengan jumlah yang sama.”Penarikan dilakukan karena yang bersangkutan melakukan pembatalan transaksi penyetoran tersebut di BRI,” beber Aestika Oryza Gunarto dalam Rilis resminya pada Rabu (17/3/2021).

Menurutnya, bukti transaksi penarikan tersebut lengkap dan ditandatangani oleh yang bersangkutan (Sigit, red) sehingga transaksi penarikan tersebut sah dan valid.

“Apabila setelahnya yang bersangkutan (Sigit, red) secara pribadi menitipkan uang tersebut kepada Ilman karena faktor kedekatan dan dengan harapan akan mendapatkan keuntungan maka hal tersebut diluar kewenangan dan tanggung jawab BRI,” bebernya.

BRI, kata dia, menghimbau kepada masyarakat untuk menyimpan atau menginvestasikan dananya di lembaga/institusi resmi yang terdaftar dan diawasi OJK.

Sebelumnya, Sigit, 32 tahun harus mengelus dada. Uang tunai senilai Rp400 juta yang ia percayakan tersimpan aman di Bank Rakyat Indonesia (BRI), ternyata lenyap dalam sekejap.

Hal itu terjadi saat warga Jalan Monumen Emmy Saelan ini hendak mengambil uang miliknya itu di BRI Unit Toddopuli, Kecamatan Panakukang, Makassar pada 2019 lalu.

Meski sudah setahun berjalan, Sigit masih belum mengikhlaskan uang ratusan juta miliknya itu hilang di rekening bank berplat merah tersebut.

Sigit menceritakan, awalnya pada 2018 lalu, ada seorang pegawai BRI yang datang dan menawarkan produk BRI, yakni Simpedes Hadiah Langsung kepada dirinya.

Pria yang mengatasnamakan diri dari bank BRI menawarkan produk tersebut dengan iming-iming, Sigit akan mendapat hadiah satu unit televisi.

Dari pada uang Rp400 juta tersimpan di rumah, mending disimpan di bank yang jauh lebih aman. Apalagi akan ada hadiah televisi menanti Sigit. Ia pun tergiur dan resmi menjadi nasabah baru bank plat merah tersebut.

“Tahun 2018, saya ikut program karena ajakan dari bank melalui marketing, yang mengajak saya untuk mengikuti Simpedes Hadiah Langsung,” kata Sigit, Selasa (16/3/2021).

“Kebetulan saat itu saya punya uang yang memang saya tidak gunakan. Saya juga ikut itu karena saya pikir yang saya juga aman. Ya sudah saya ikut prosedurnya dan slip itu keluar dan saya setor (administrasi) tahun 2018 itu,” sambung dia kepada fajar.co.id.

Hingga seiring berjalannya waktu, yakni pada tahun 2019, Sigit pun ingin mengambil uang miliknya itu untuk keperluan usaha. Sayang, setibanya di bank BRI Unit Toddopuli, ia kaget melihat saldonya yang sudah kosong.

Sigit pun berusaha mencari tahu ke mana uang untuk modal usahanya itu mengalir dan menghilang tanpa jejak. Setelah dicek, uang Rp400 juta miliknya sudah keluar pasca 49 detik pasca ia resmi menjadi nasabah bank BRI.

“Saya berinisiatif untuk mencari tahu dan mencetak rekening koran biar jelas. Ternyata uang saya masuk pada tanggal yang sama di detik 49 di tanggal yang sama, uang itu berpindah keluar tanpa sepengetahuan saya,” jelasnya.

Atas hilangnya uang tersebut, Sigit pun mempertanyakan ke mana uangnya itu ke pihak bank. Sayang, ia tidak puas dengan pernyataan yang ia terima dari pihak bank.

Sampai saat ini, ia mengaku belum mendapat solusi atas hilangnya uang Rp400 juta tersebut. Bahkan ia telah melaporkan kejadian ini ke Polda Sulsel. Namun belum ada hasil.

“Jadi saya bertanya. Ada apa dengan BRI. Sampai saat ini tidak ada iktikad baik dari BRI untuk menyelesaikan masalah ini. Tapi sampai sekarang belum ada progresnya. Saya harap polisi bisa ungkap persoalan ini. Saya juga akan lapor ke DPR biar ini jadi atensi agar masyarakat jadi pembelajaran,” tanya Sigit, yang bingung atas peristiwa ini.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak BRI. Namun terdapat salah satu orang disebut-sebut menjabat sebagai Humas BRI, juga belum bisa memberikan klarifikasi atas hilangnya uang Sigit senilai Rp400 juta tersebut. (Ishak/fajar)

Komentar