Tak Hanya Dipaksa Keluar Arena All England, Atlet Indonesia Harus Jalan Kaki ke Hotel

Kamis, 18 Maret 2021 21:26
Belum ada gambar

Praveen Jordan dan Melati Daeva/Instagram

FAJAR.CO.ID, BIRMINGHAM – Pemain ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan mengungkapkan kronologi tim Indonesia dipaksa mundur dari All England 2021, Rabu (17/3/2021) malam waktu setempat.

Melalui akun instagramnya, Jordan juga menceritakan bahwa pihak panitia memaksa mereka keluar dari Arena Birmingham, Inggris.

Para pemain Indonesia disuruh kembali ke hotal. Ironisnya, mereka disuruh pulang tanpa disiapkan fasilitas transportasi. Sehingga terpaksa jalan kaki ke hotel.

“Saya dan teman-teman atlet Indonesia mengungkapkan rasa kecewa dan prihatin atas ketidakadilan yang diterima oleh tim Indonesia,” tulis Jordan.

Dijelaskan bahwa seluruh tim Indonesia yang berangkat ke Birmingham untuk mengikuti All England 2021 sudah melakukan dua kali vaksin.

“Seluruh tim Indonesia sudah mengikuti protokol kesehatan dan telah melakukan Swab PCR H-1 sebelum keberangkatan kami ke Birmingham,” lanjut tandem Melati Daeva Oktavianti itu.

Setelah tiba di Crowne Plaza Birmingham City Centre Hotel, seluruh tim Indonesia juga sudah mengikuti aturan dari BWF untuk melakukan Swab PCR.

Pebulutangkis yang karib disapa Ucok itu juga menyayangkan ketidakadilan BWF dan panitia All England.

“Sebelum All England dimulai, ada beberapa tim dari negara lain yang mendapatkan hasil positif dari Swab PCR awal. Namun, setelah dilakukan test ulang dan diperoleh hasil negatif, mereka diperbolehkan mengikuti pertandingan,” ujar juara ganda campuran All England 2020 ini.

Bagikan berita ini:
2
9
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar