1 Juta Formasi Guru, Honorer di Atas Usia 35 Tahun Diminta Diprioritaskan Dalam PPPK 

Jumat, 19 Maret 2021 09:46
Belum ada gambar

Ilustrasi guru honorer

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk satu juta formasi guru. Akan tetapi, beberapa pihak menilai bahwa seharusnya ada afirmasi lebih untuk diterapkan pemerintah.

Guru besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Cecep Darmawan meminta kepada pemerintah agar para guru honorer dengan usia di atas 35 tahun dapat lolos seleksi dengan mudah. Mereka harus diprioritaskan karena telah mengabdi puluhan tahun.

“PPPK ini harus diprioritaskan kepada guru dan tenaga kependidikan (GTK) honorer yang ada di sekolah Tanah Air, terutama bagi yang usianya 35 tahun ke atas,” ungkapnya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Komisi X DPR RI secara daring, Kamis (18/3).

Kata dia, afirmasi itu adalah bentuk adil bagi para guru honorer yang telah mengabdi lama. Proses rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk guru pun diharapkan dapat tetap dibuka pada tahun ini. Meskipun pemerintah menyebutkan akan fokus pada perekrutan guru PPPK pada tahun ini.

“Kalau ditutup itu artinya ada diskriminasi bagi profesi guru. Jadi catatannya ada dua, ada prioritas dan jalur (CPNS) itu dibuka. Maka kebijakannya akan tepat,” imbuhnya.

Apalagi kata dia menutup kesempatan para guru menjadi PNS berpotensi melanggar konstitusi serta perundang-undangan yang ada. Menurutnya, ini diskriminasi pada profesi guru.

Bagikan berita ini:
8
3
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar