Andi Arief Tantang Kemenkumham Tunjukkan Bukti Pendaftaran Elektronik Hasil KLB Kubu Moeldoko

Jumat, 19 Maret 2021 11:16

Andi Arief. (IST)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Kementerian Hukum dan HAM telah menerima pendaftaran hasil Kongres Luar Bisa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin 15 Maret kemarin. 

Surat permohonan yang diterima Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kemenkumham Cahyo Rahadian Muzhar itu berisi perubahan susunan kepengurusan dan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART) Demokrat.

Sama halnya dengan kubu Moeldoko, Yasonna juga sebelumnya tidak menerima langsung Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat bertandang ke kantor Kemenkumham pada Senin, 8 Maret lalu.

Saat itu AHY diterima oleh Dirjen AHU. Yasonna mengaku tak menerima langsung kedua kubu yang tengah berseteru itu agar tidak menimbulkan kecurigaan.

Politikus Demokrat Andi Arief dalam cuitannya di Twitter menyinggung sikap netral yang ditunjukkan Yasonna. Baginya itu bukan masalah. Justru ia menagih bukti pendaftaran elektronik (online) kubu Moeldoko.

“Selamat pagi. Menkumham boleh saja tak mau menemui partai dan pengurus resmi yang sudah dia setujui dalam SK nya sendiri. Tapi bolehkah kami meminta bukti pendaftaran elektronik kubu KLB abal-abal?” cuitnya pada Jumat (19/3/2021).

Ketua Bappilu partai berlambang mercy tersebut menjabarkan dalam Permenkumham tahun 2017, pendaftaran elektronik jadi syarat mutlak alias wajib. Hal tersebut menimbulkan kecurigaan sehingga Andi menodong Kemenkumham menunjukkan bukti tersebut sebelum masuk ke tahap selanjutnya.

Komentar


VIDEO TERKINI