Mahasiswa Terima Rp12 Juta Per Semester, Anggaran KIP Kuliah Naik

Jumat, 19 Maret 2021 11:38

Mendikbud Nadiem Makarim. Ilustrasi Foto: Humas Kemendikbud

FAJAR.CO.ID, JAKARTA –Rencana pembelajaran tatap muka (PTM) terus dimatangkan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap semua guru divaksin sebelum PTM dilaksanakan pada tahun ajaran baru nanti.

Vaksinasi Covid-19 kini menjadi fokus utama pemerintah. Jokowi bahkan beberapa kali turun langsung ke lapangan untuk melihat vaksinasi Covid-19 di berbagai daerah. Kemarin, misalnya, Jokowi meninjau vaksinasi massal untuk guru di Makassar. Jokowi berharap, apabila vaksinasi selesai, PTM di sekolah bisa mulai diuji coba di seluruh daerah pada Juli. Namun, uji coba tersebut harus dilakukan dalam jumlah terbatas. Jokowi tak ingin program pembelajaran tatap muka membuat kasus Covid-19 semakin naik. ”Apakah bisa dilakukan tatap muka penuh mungkin pada bulan-bulan setelah itu, akan dievaluasi,” ujarnya.

Sebelumnya, Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menyatakan bahwa masih ada guru yang menolak vaksin. Jumlahnya mencapai 2.406 orang di 23 provinsi. FSGI meminta hasil survei tersebut menjadi perhatian pemerintah.

Menanggapi hal itu, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kemendikbud.

”Kami akan mengedukasi,” ungkapnya. Menurut dia, Kemenkes dan Kemendikbud akan terus menyosialisasikan manfaat vaksinasi Covid-19.

Nadia mengakui masih ada 7 persen masyarakat yang menolak vaksin. Lalu, 25 persen masih ragu-ragu terhadap vaksin Covid-19. Jumlah itu memang sedikit. Namun, tetap harus dilakukan edukasi. ”Kewajiban edukasi dan sosialisasi tidak hanya Kemenkes, tapi ada KPCPEN dan Kominfo,” tegasnya.

Bagikan berita ini:
2
2
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar