Masuki Panen Raya, Rencana Pemerintah Impor Beras 1 Juta Ton Dijegal DPR

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Komisi IV DPR RI Sudin menolak keras wacana pemerintah mengimpor beras sebanyak 1 juta ton karena telah menimbulkan kegaduhan dan gejolak bagi petani. 

“Mengingat, begitu merebak informasi rencana impor beras, maka akan menimbulkan terjadinya gejolak harga di tingkat petani yang saat-saat ini sudah mulai terindikasi di sejumlah wilayah tanah air. Dampak yang ditimbulkan dari merebaknya informasi wacana impor beras tidak main-main dan gejolak yang sangat besar,” ujar Sudin saat memimpin Rapat Kerja Komisi IV DPR RI dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo serta Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono beserta jajaran, dilansir dari kanal YouTube resmi DPR, Jumat (19/3/2021).

Politisi PDI Perjuangan tersebut mengusulkan jika produksi beras dalam negeri betul-betul meningkat dan surplus sebagaimana klaim pemerintah maka seharusnya Kementan mencari terobosan sehingga produk tersebut justru dapat diekspor dan bisa menyanggah rencana impor.

Selain itu, ia mengingatkan Kementan untuk membenahi tata kelola dalam beragam sektor yang berkaitan dengan ketahanan pangan guna mengantisipasi ketersediaan pangan. Terutama, dalam menghadapi bulan puasa dan hari raya Idulfitri 2021.

“Komisi IV mengingatkan pemerintah untuk melakukan antisipasi dan tata keloa distribusi dalam negeri. Bila ada harga tinggi dari sejumlah komoditas pangan di tingkat konsumen, maka jangan sampai harga tinggi tersebut tidak dinikmati oleh pihak produsen. Jika hal itu terjadi, maka pasti ada tata kelola yang salah,” ujar Sudin.

  • Bagikan