Penambang Emas di Manado Tertimbun dalam Terowongan

Jumat, 19 Maret 2021 17:18

(IST)

FAJAR.CO.ID, MANADO – Sedikitnya empat penambang emas di Desa Karimbow, Kecamatan Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (Sulut) tertimbun longsor.

Peristiwa nahas yang menimpa penambang bernama Melky Korah, 37 tahun, Yani Lombok, 45 tahun, dan dua temannya yang masih dalam pendataan terjadi pada Kamis, (19/3/2021) sekitar pukul 17.30 WITA kemarin.

Atas informasi tersebut, Tim SAR Gabungan pun terjun ke lokasi kejadian. Seluruh peralatan dikerahkan untuk mengevakuasi korban dari runtuhan tanah dan batu, dalam terowongan bekas penambangan tersebut.

Beredar kabar, Korban Melky dan Yani sudah dievakuasi oleh sesama teman kerjanya beberapa saat pasca kejadian dan telah meninggal dunia. Namun hal tersebut belum bisa dipastikan.

Sementara dua korban lainnya, masih dalam proses evakuasi oleh petugas dan dibantu aparat terkait.

“Seluruh tim yang terlibat hanya beberapa saja yang diizinkan masuk ke dalam, untuk melihat kondisi di dalam atau observasi ke dalam sejauh 300 dari mulut lubang,” kata Kepala kantor Basarnas Manado, Sinaga dalam rilisnya, Jumat (19/3/2021).

Para korban terjebak di terowongan 13. Namun untuk sampai di sana, petugas terpaksa harus membobol terowongan 3, agar bisa tembus ke terowongan tempat kedua korban ini berada.

Sementara dua lainnya masih dalam proses evakuasi. Petugas mesti hati-hati selama bekerja. Mengingat kondisi batu dan tanah yang rawan terjadi longsor susulan.

Bagikan berita ini:
4
5
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar