Jadi Pusat Ketegangan Eropa, Perdana Menteri Inggris Justru Rekomendasikan Vaksin AstraZeneca

Sabtu, 20 Maret 2021 19:13

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada Jumat (19/3) waktu setempat menerima dosis pertama vaksin AstraZeneca. (Sky N...

FAJAR.CO.ID — Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, menerima dosis pertama vaksin AstraZeneca, pada Jumat (19/3/2021) waktu setempat. Dia kemudian mendesak masyarakat untuk melakukan hal yang sama. Setelah disuntik vaksin tersebut, Johnson mengatakan tidak merasakan apa-apa.

Johnson, 56, menerima vaksin di rumah sakit yang sama tempat dia hampir setahun lalu dimasukkan ke unit perawatan intensif dan diberi oksigen melalui selang di hidungnya karena tertular Covid-19 dan jatuh sakit parah.

“Saya benar-benar tidak merasakan apa-apa. Itu sangat baik, sangat cepat,” kata Johnson setelah menerima suntikan di Rumah Sakit St Thomas di London.

“Saya sangat merekomendasikannya. Kalau Anda mendapat pemberitahuan untuk menerima vaksin, pergilah untuk disuntik, itu yang terbaik bagi Anda, terbaik untuk keluarga Anda dan untuk semua orang,” jelas Johnson.

Inggris pada Jumat (19/3/2021), memecahkan rekor pemberian terbanyak suntikan vaksin Covid-19 dalam satu hari. Hampir setengah dari semua penduduk usia dewasa telah menerima satu dosis sehingga menjadikan Inggris sebagai salah satu negara tercepat di dunia yang melancarkan program vaksinasi.

Keberhasilan itu telah membantu Partai Konservatif yang berkuasa kembali unggul dari oposisi utama Partai Buruh dalam jajak pendapat, setelah perdana menteri tahun lalu dituduh bertindak terlalu lambat untuk menghentikan penyebaran virus corona.

Johnson menerima vaksin AstraZeneca ketika negara-negara Eropa juga kembali menggunakan vaksin AstraZeneca setelah badan-badan pengawas obat mengatakan manfaat vaksin tersebut lebih besar daripada risikonya. Sebelum itu, laporan bermunculan soal kasus pembekuan darah pada sejumlah orang yang menerima vaksin AstraZeneca.

Komentar


VIDEO TERKINI