Ditebas 3 Kali Lalu Leher Digorok karena Warisan, Begini Kondisi Londong Daeng Sewang

Minggu, 21 Maret 2021 17:14

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, TAKALAR – Lelaki bernama Londong Daeng Sewang, 62 tahun lari terbirit-birit. Dia dikejar oleh keponakannya bernama Ahmad Lette, 51 tahun, yang membawa senjata tajam.

Sementara itu, cucuran darah terus mengalir dari beberapa bagian tubuh Daeng Sewang hingga ia tewas kehabisan darah, usai ditebas sebilah parang milik Ahmad.

Peristiwa pertumpahan darah itu terjadi di sebuah rumah di Lingkungan Bontobaddo, Kelurahan Malewang, Kecamatan Polong Bangkeng Utara, Kabupaten Takalar, pada Sabtu (20/3/2021).

“Benar kemarin terjadi. Daeng Sewang ditebas oleh Ahmad sebanyak tiga kali. Lalu digorok hingga tewas,” kata Paur Humas Polres Takalar, Ipda Sumarwan, Minggu (21/3/2021).

Daeng Sewang pun terkapar dan bersimbah darah. Sementara Ahmad kabur. Warga yang mendengar ada keributan pun penasaran. Saat dicek, Daeng Sewang sudah tewas.

Ipda Sumarwan menceritakan detik-detik sebelum buruh bangunan itu tewas. Bermula saat Daeng Sewang sedang merenovasi rumah milik saudara kandung Ahmad di Lingkungan Bontobaddo.

Beberapa jam kemudian, Ahmad pun datang dan menghampiri Daeng Sewang. Dia tampak murka hingga emosinya pun tak lagi terbendung. Cekcok pun terjadi karena persoalan warisan.

Cekcok keduanya pun berlangsung lama. Adu fisik pun tak terelakkan. Daeng Sewang mulai menyerang. Sebatang linggis yang ada di sekitar tempatnya merenovasi rumah, dilempar ke arah Ahmad.

Komentar