Anak Buah Jenderal Listyo Digugat ke Pengadilan, Ada Sangkut Pautnya dengan Gibran

Senin, 22 Maret 2021 18:57

Boyamin Saiman-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, SOLO– Polresta Surakarta resmi digugat ke pengadilan oleh Ketua Yayasan Mega-Bintang, Boyamin Saiman terkait penangkapan AM alias Arkham Mukmin beberapa waktu lalu.

Boyamin menyebut penangkapan Arkham tidak sah karena tidak memiliki dasar hukum. Gugatan Praperadilan dilayangkan Boyamin ke Pengadilan Negeri Surakarta, Senin (22/3).

Aktivis antikorupsi itu menyebut komentar Arkham di Instagram di Instagram tidak memenuhi kriteria hoax maupun pencemaran nama baik. “Yang bersangkutan hanya melakukan kritik,” katanya.

Selain itu, Arkham ditangkap tanpa ada laporan dari Gibran sebagai korban. Sementara dalam Surat Edaran (SE) Kapolri No SE/2/II/2021 Nomor 3, Huruf E, polisi hanya bertindak jika ada laporan dari korban.

“Pelapornya langsung harus melapor kepada polisi. Diwakili kuasa hukum pun nggak boleh. Dalam posisi ini, mas Gibran juga tidak melapor kepada polisi. Berarti dasar tindakan itu tidak ada karena tidak ada laporan kepada kepolisian,” katanya.

Sebelumnya, Mabes Polri telah mengklarifikasi penangkapan Arkham beberapa waktu lalu.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan membantah Polresta Surakarta menjemput Arkham karena komentarnya tersebut. Arkham justru datang atas inisiatif sendiri.

Hanya saja Boyamin meragukan keterangan tersebut. Pasalnya, dalam video yang diunggah akun Instagram Polresta Surakarta, Arkham datang dikawal anak buah Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam keterangannya kepada media, Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak juga menyebut Arkham datang setelah dijemput petugas.

Bagikan berita ini:
6
10
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar