Sidang Habib Rizieq Shihab, Amien Rais: Ketidakadilan Ini Sudah Kami Perhitungkan

Senin, 22 Maret 2021 11:54

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. (Issak Ramdhani/Fajar Indonesia Network)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Amien Rais kembali bersuara. Kali ini ia ikut mengomentari proses sidang kasus kerumunan Habib Rizieq Shihab (HRS) di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Sementara HRS menjalani sidang bukan di PN Jaktim, melainkan di Rutan Bareskrim, Jakarta Selatan.

Menurutnya, sidang secara daring itu jelas merugikan HRS sebagai terdakwa.

Dalam catatan Amien Rais, sidang secara daring itu menyisakan catatan penting.

Salah satunya audio visual yang terganggu sehingga suara HRS tidak bisa dengan jelas dimengerti dalam persidangan.

Demikian pula HRS yang tak bisa mendengar dengan jelas mendengar apa yang disampaikan perangkat pengadilan.

“Terjadi diskoneksi antara hakim dan jaksa di satu pihak, dan terdakwa di lain pihak,” ujar Amien Rais dalam keterangannya, Senin (22/3/2021).

Karena itu, Dewan Penasihat Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) 6 Laskar FPI ini menyatakan, sidang daring itu adalah pelanggaran hukum secara nyata (contra legem) oleh lembaga peradilan Indonesia.

Kondisi ini disebut Amien sebagai pencederaan atas azas “fair trial” pada umumnya, dan secara khusus pemangkasan hak terdakwa untuk membela diri di depan persidangan.

Pengadilan pidana, kata Amien, menerapkan KUHAP sebagai aturan mainnya.

KUHAP diberlakukan dengan UU 8/1981, yang kedudukannya dalam hirarkhi perudang-undangan adalah urutan ketiga setelah UUD 1945 dan TAP MPR.

Komentar


VIDEO TERKINI