Korupsi Asabri Rp23,73 Triliun, Kejagung Sebar 4 Tim ke Daerah

Selasa, 23 Maret 2021 11:24

Direktur Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah, Senin (22/...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) memberangkatkan sebanyak 4 tim ke sejumlah daerah untuk melakukan verifikasi dan penyitaan aset milik tersangka dugaan korupsi Asabri.

Menurut Direktur Penyidikan Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung Febrie Adriansyah, tim yang terdiri dari 20 orang jaksa itu diberangkatkan pada Senin malam (22/3) dan pagi ini, Selasa (23/3).

“Banyak yang kita (Kejagung, red) turunkan untuk mengejar aset tersangka Asabri,” kata Febrie di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jakarta, Senin malam.

Tim tersebut bergerak ke sejumlah wilayah di Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga pulau Kalimantan.

Di Kalimantan, tim itu melakukan pengecekan kepemilikan asal usul Mal Matahari di daerah Pontianak yang berkaitan dengan grup atau keluarga tersangka Asabri Benny Tjokrosaputro.

Sebagian tim diberangkatkan ke wilayah Mempawah, Kalimantan Barat untuk mengidentifikasi tanah terkait tersangka Benny yang orientasinya untuk pengembangan perumahan.

“Luasnya belum pasti, diperkirakan 1.000 hektare,” kata Febrie.

Selanjutnya ada tim yang dikirim ke Boyolali, Solo, dan Semarang, serta Jawa Barat. Sebagian aset kemungkinan bakal langsung disita.

Sebelumnya penyidik Kejagung telah menyita sejumlah aset milik para tersangka seperti bangunan, apartemen, tambang nikel, mobil mewah, kapal, dan barang berharga lainnya baik di dalam maupun luar negeri.

Namun, aset yang sudah tersita belum menutupi setengah dari kerugian negara yang timbul akibat dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan investasi oleh PT Asabri yang berdasarkan audit awal mencapai Rp 23,73 triliun.

Komentar


VIDEO TERKINI