Marah Chelsea Rayakan Hasil Drawing, Legenda Porto: Pemain Akan Mati, Mereka Harus Berkeringat Darah

Selasa, 23 Maret 2021 10:37
Marah Chelsea Rayakan Hasil Drawing, Legenda Porto: Pemain Akan Mati, Mereka Harus Berkeringat Darah

Paulo Futre/Europa Press via Getty Images

FAJAR.CO.ID, PORTO—Drawing babak delapan besar Liga Champions 2020/2021 mempertemukan Chelsea dan FC Porto. Hasil undian itu disambut gembira kubu Chelsea. Pemain mereka bahkan diklaim merayakannya.

Ini cukup masuk akal mengingat Porto dianggap sebagai klub paling “lemah” di antara delapan kontestan babak perempatfinal ini. Itu merujuk pada kedalaman skuat yang dimiliki klub Portugal tersebut.

Tapi apa yang dilakukan pemain-pemain Chelsea ternyata membuat legenda Porto, Paulo Futre ‘muak’ dan merasa tersinggung. Makanya, ia mendesak mantan klubnya untuk tampil habis-habisan dan memenangkan pertandingan April mendatang.

Tim Liga Primeira Portugal itu secara mengejutkan menyingkirkan Juventus di babak 16 besar dengan keunggulan gol tandang. Sementara Chelsea mengeliminasi salah satu jagoan Spanyol, Atletico Madrid dengan agregat 3-0.

Futre menegaskan, para pemain Chelsea merayakan hasil drawing seolah-olah merasa mereka sudah berada di semifinal. Karena itu, sang legenda yang memenangkan Piala Eropa bersama Porto pada tahun 1987 merasa perlu menanggapinya.

Dikutip dari Daily Mail, Futre muncul di saluran TV Portugal CMTV untuk memberikan reaksinya terhadap perayaan para pemain Chelsea. Seperti dilansir Sports Witness, dia berkata, “Para pemain Chelsea merayakan ketika mereka mendengar bahwa mereka diundi dengan Porto.”

“Bagaimana saya tahu? Ada di pers Inggris dan saya menelepon untuk konfirmasi. Para pemain Porto harus berlari tidak seperti sebelumnya dalam dua pertandingan ini. Apa kamu tahu kenapa? Mereka pikir mereka sudah memenangkan pertandingan. Mereka merayakannya,” ketus Futre.

“Ketika saya berbicara dengan orang itu, saya merasa jijik dan saya akan memberikan apa saja untuk dimainkan melawan Chelsea. Para pemain FC Porto harus mati di lapangan, mereka pikir mereka sudah berada di semifinal. Mereka merayakannya di pagi hari ketika mereka melihat mereka mendapatkan FC Porto. Mereka bisa lolos, tapi mereka harus berkeringat darah,” lanjutnya.

Leg pertama perempat final akan dimainkan di Portugal pada 7 April, dengan leg kedua di London pada 13 April. Pemenang laga ini selanjutnya akan berhadapan dengan pemenang antara Liverpool dan Real Madrid di semifinal sebelum final di Istanbul pada bulan Mei.

Futre bermain untuk Porto antara 1984 dan 1987. Ia memenangkan dua gelar Liga Primeira dan menjadi man of the match pada kemenangan final Piala Eropa 2-1 Porto atas Bayern Munchen. Futre kemudian bermain untuk sejumlah klub termasuk Atletico Madrid, Benfica, Marseille dan West Ham, sebelum pensiun pada 1998. (amr)

Bagikan berita ini:
6
8
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar