Megawati Soekarnoputri Kedepankan Politik Swasembada Pangan, Hasto Kristiyanto Singgung Mendag

Selasa, 23 Maret 2021 15:26

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya mendukung sepenuhnya pemberian sanksi berat ke...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memuji ketua umum partainya, Megawati Soekarnoputri, yang disebut sangat mengedepankan politik swasembada pangan.

Hasto menyatakan, mestinya Menteri Perdagangan (Mendag) M Lutfi memprioritaskan bagaimana Indonesia melakukan ekspor, bukan malah membuka keran impor.

Menurut Hasto, pemimpin itu harus satu kata dan perbuatan. Hasto menyatakan, kalimat bijak sederhana tersebut benar-benar ditunjukkan oleh Megawati Soekarnoputri.

Tidak hanya dalam politik, menurut Hasto, dalam urusan gerakan menanam tanaman pendamping beras pun, Megawati sangat konsisten.

“Sejak satu tahun yang lalu, Ibu Mega ternyata telah mengubah menu makanan beliau dengan mengurangi nasi, dan mengganti dengan jagung pisang, umbi, talas, sukun, dan lain-lain. Pagi ini, saya melihat sendiri bagaimana menu sarapan Ibu Mega terdiri dari jagung, pisang rebus, dan lumpia dengan isi kombinasi telur dan sayur-sayuran,” kata Hasto dalam keterangan yang diterima, Selasa (23/3).

Hasto juga melaporkan kepada Megawati terkait pertemuannya dengan aktivis lingkungan sekaligus peraih Kapaltaru Babeh Idin.

Hasto melaporkan pada kegiatan penghijauan Minggu (21/3) lalu, di mana dirinya diberi kesempatan menanam Porang. Secara spontan, lanjut Hasto, Megawati mengeluarkan stok makanan Jepang berupa beras shirataki.

“Ini beras Shirataki dari Jepang. Sengaja saya minta dibeli karena ini dari Porang. Kamu kirim gambar ini ke Pak Pratik (Mensesneg) dan minta UGM, IPB, dan perguruan tinggi lainnya melakukan riset untuk membuat produk olahan dari makanan lokal seperti bagaimana mengolah porang dan lain-lain,” kata Megawati.

Komentar


VIDEO TERKINI