Tiba-tiba Dukung Pemindahan Ibu Kota Negara, Demokrat: Asalkan Rasional

Selasa, 23 Maret 2021 17:48

Anggota Komisi V DPR RI, Irwan Fecho

“Itu di Amerika, setelah selesai memindah ibu kota dari Washington ke New York pembangunan jadi luar biasa. Saya melihat bagaimana pengelolaan dan pembangunannya,” lanjutnya.

Meski demikian, Rancangan Undang-Undang (RUU) Ibukota Negara (IKN) saat ini masih dalam tahap pembahasan di tingkat fraksi.

“Tapi saya yakin semua Fraksi menyetujui RUU IKN, ini apalagi partai di luar pemerintah sudah beberapa juga menyetujui RUU ini,” jelasnya.

Ia menjelaskan, setelah Ibukota negara selesai dipindahkan ke Kaltim. Selanjutnya, Jakarta akan menjadi sentral ekonomi.

“Berikutnya Jakarta akan menjadi ibu kota ekonomi pemerintah ya saja hanya pindah, sama dengan Washington ke New Nyork,” kata Misbakhun.

“Maka pemindahan itu upaya pergeseran, ini salah upaya mendset ulang kembali, bahwa pusat Indonesia itu hanya di Jawa,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah menyatakan bahwa pemindahan dan pembangunan ibu kota di Kalimantan Timur membutuhkan biaya sekitar Rp 466 triliun.

Sebanyak Rp89,4 triliun (19,2 persen) berasal dari APBN, Rp253,4 triliun (54,4 persen) melalui Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), dan Rp123,2 Triliun (26,4 persen) dari pendanaan swasta.(pojoksatu)

Bagikan berita ini:
1
10
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar