Urus Keuangan Negara, Sri Mulyani Akui Sering Dapat Tawaran Pinjaman Online

Selasa, 23 Maret 2021 17:04

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Kemajuan teknologi di industri jasa keuangan membawa perubahan untuk kemudahan perusahaan Fintech untuk menawarkan kredit kepada nasabah. Bukan hanya masyarakat biasa, ternyata pejabat skala menteri pun dapat tawaran serupa.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku kesal saat mendapatkan pesan singkat penawaran utang melalui SMS. Bahkan, setiap hari dia selalu menghapus SMS-SMS tersebut dari ponselnya.

“Itu setiap hari saya hapus kayak gitu. Ada yang Anda butuh Rp 1 juta, Rp 5 juta, kalau punya BPKB rumah atau jaminan lainnya,” ujarnya secara virtual, Selasa (23/3).

Sri Mulyani mengatakan, hal tersebut merupakan dampak lain dari kemajuan teknologi. Sehingga perlu pengawasan ketat dari lembaga terkait, dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus terus melakukan edukasi masyarakat untuk mengetahui fintech yang legal dan ilegal.

Sri Mulyani meminta, OJK harus terus melakukan edukasi dan literasi dalam menyampaikan produk-produk yang diawasi atau tidak diawasi. Sebab, Fintech saat ini sudah muncul seperti tengkulak. “Coming to your handphone,” ungkapnya.

Sri Mulyani mengaku, kemajuan teknologi adalah hal yang tak bisa dihindari. Namun, makin banyaknya platform digital juga dapat meningkatkan inklusi keuangan di Tanah Air.Perkembangannya dapat diterima namun harus terus berupaya melalukan perbaikan agar ekosistem keuangan bisa berjalan lebih baik mengikuti perkembangan yang ada.

“Kita akan perbaiki ekosistem kita, saya humble dengan fenomena ini,” pungkasnya.

Bagikan berita ini:
3
7
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar