Covid-19 Terdeteksi di Air Limbah, Singapura Gerak Cepat

Rabu, 24 Maret 2021 11:30

Singapura kini sedang melacak penularan virus Korona melalui air limbah di asrama mahasiswa. (Asia One)

FAJAR.CO.ID, SINGAPURA — Singapura kini sedang melacak penularan virus Korona melalui air limbah di asrama mahasiswa. Karena temuan itu, penghuni blok asrama di National University of Singapore perlu diswab karena ada jejak Covid-19 terdeteksi di air limbah.

Staf dan siswa diberi tahu dalam sebuah surat edaran. Direktur kantor keselamatan, kesehatan dan lingkungan universitas, Peck Thian Guan, mengatakan tingkat asam ribonukleat virus (RNA) Covid-19 yang rendah telah terdeteksi dalam sampel yang diambil dari ruang inspeksi yang terhubung ke kamar mandi di UTown Residence North Tower.

“Universitas telah menerapkan program pengawasan air limbah di semua hostelnya sejak 7 Desember, sebagai bagian dari upaya untuk menemukan kasus virus Korona dengan cara yang aman, efektif, dan tidak mengganggu,” kata Peck dalam surat edaran tersebut seperti dilansir dari AsiaOne, Rabu (24/3).

Dia mengatakan bahwa pusat tes swab akan didirikan di UTown Residence pada hari Selasa (23/3). Kementerian Kesehatan Singapura mewajibkan semua penghuni di apartemen yang terkena dampak untuk melakukan tes usap sebagai tindakan pencegahan.

“Tes usap harus dilakukan dengan cepat untuk mengidentifikasi apakah ada warga lain yang mungkin atau telah terinfeksi Covid-19,” kata Peck.

“Ini agar kami dapat memberikan perawatan dan dukungan medis segera, sambil mengambil langkah yang diperlukan untuk menghentikan penularan Covid-19,” tambahnya.

Komentar