Petugas Sampah Kaget Bukan Main Temukan Pemandu Karaoke, Kondisi Bugil

Rabu, 24 Maret 2021 15:59

ilustrasi mayat. Foto : pixabay.

FAJAR.CO.ID, MALANG- Sesosok mayat perempuan tanpa busana ditemukan tergeletak di tempat sampah di sekitar Cafe 88, Jalan Raya Karangpandan, Pakisaji, Selasa (23/3).

Perempuan itu diduga seorang pemandu lagu karaoke (Purel) yang bekerja di sekitar lokasi.

Dugaan sementara korban menjadi korban pembunuhan dan penganiayaan.

Itu diketahui setelah di tubuh korban ditemukan luka seperti bekas tusukan dan jejak kaki di sekitar lokasi kejadian.

Namun demikian polisi belum memastikan penyebab kematian korban.

Kapolsek Pakisaji, AKP Edi Purnama mengatakan, penemuan mayat tersebut ditemukan pertama kali tukang sampah sekitar pukul 15.15 WIB.

“Kami langsung ke TKP setelah ada laporan tukang sampah menemukan korban,” ucapnya, Selasa (23/3) dikutip dari klikjaktim.

Menurut Edi, korban diduga dibunuh dengan senjata tajam, lantaran berdasarkan visum luar didapatkan adanya luka tusukan di lambung sebelah kanan.

“Jenazah ditemukan dalam posisi telanjang, sepintas tadi ada luka tusuk. Ada jejak kaki juga tadi. Sepertinya dianiaya tapi masih belum pasti tapi saya harus dalami. Tadi yang saya lihat visum luar lambung sebelah kanan,” jelasnya.

Kapolsek menduga bahwa jenazah perempuan tersebut sebelumnya sempat dianiaya sampai meninggal. Namun, untuk membuktikan itu kata Edi, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kayaknya sebelumnya dianiaya. Tapi saya belum tahu secara pasti akan kami dalami lagi kasusnya,” ujarnya.

Untuk identitas korban sendiri kata Edi merupakan perempuan berinisial A merupakan warga Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

“Untuk profesinya sementara ini yang kami tahu adalah pemandu karaoke,” katanya.

Ditambahkan, untuk bisa melihat lebih jelas duduk perkara kasus pembunuhan tersebut ujar polisi segera menggali keterangan dari beberapa rekan dekat korban.

“Kami akan panggil salah satu temannya. Nanti akan kami lacak, siapa yang menghubungi korban terakhir kali,” ujarnya.

“Jenazah langsung dibawa ke KM RSSA, untuk pelaku hingga saat ini sedang dalam pengejaran polisi. Mohon doa restunya semoga pelaku segera tertangkap,” tambah Kapolsek. (pojoksatu/fajar)

Komentar