Rezim Jokowi Bakal Cap OPM Teroris, Filep Wamafma: Belajarlah ke Presiden Soekarno

Rabu, 24 Maret 2021 20:13

Senator dari Papua Barat, Filep Wamafma

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Anggota DPD RI dari Papua, Filep Wamafma tegas tak setuju Organisasi Papua Merdeka (OPM) dilabeli sebagai organisasi teroris.

Menurutnya, Kekacewaan masyarakat Papua bukan karena keberadaan OPM.

“Tapi pada pelaku pelanggaran HAM juga dilakukan oleh oknum aparat negara,” tegasnya dalam keterangannya dikutip dari PojokSatu.id, di Jakarta, Rabu (24/3/2021).

Menurutnya, lebih baik pemerintah fokus penuntasan sejumlah kasus pelanggaran HAM terhadap rakyat sipil Papua.

“Saya menilai, fokus pemerintah yang utama adalah penuntasan sejumlah kasus pelanggaran terhadap warga sipil di Papua,” ucapnya.

Ia menyebutkan, mulai sejak dulu setrategi pemerintah dalam mendekati masyarakat Papua masih gagal.

“Minset Pemerintah kok tidak berubah ya. Melakukan pressure terbukti gagal sejak lama. Titik tekannya adalah pelanggaran HAM yang terjadi sudah sejak puluhan tahun,” ungkapnya.

“Itu yang seharusnya diselesaikan. Dari dulu kita usulkan pendekatan dialog,” sambung Filep.

Pemerintah tambahnya, seharusnya membuka mata dan memikirkan semua persoalan tersebut.

“Perspektif yang diambil menurut saya harus dari dua pihak, bukan sekadar dari cara pandang pemerintah saja,”

“Secara teoritis, harus ada keadilan sebagai kejujuran, justice as a fairness, supaya jangan ada persoalan baru lagi di mana warga sipil menjadi korban akibat pengambilan kebijakan sebagaimana usulan BNPT itu,” tuturnya.

Filep menyebut, upaya diplomasi pernah berhasil di era almarhum Gus Dur yang telah menunjukkan contoh patut dengan membuka ruang dialog yang egaliter,

Bagikan berita ini:
1
5
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar