Sudah Ada 5000 Pelanggar Tilang Elektronik, Kasus Terobos Lampu Merah Mendominasi

Rabu, 24 Maret 2021 17:36

Tilang Elektronik. (IST)

FAJAR.CO.ID, BANDUNG– Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat menyatakan, sejauh ini tercatat sudah ada 5.000 lebih pelanggar lalu lintas yang didapat dari sistem tilang elektronik.

Kanit Pelanggaran Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jawa Barat AKP Mangku Anom mengatakan, pihaknya kini tengah memproses pengiriman surat teguran tilang kepada para pelanggar. Saat ini, masih dalam rangka sosialisasi.

”Per hari ini (24/3) sudah ada 5.000 sekian pelanggar dari hasil tangkapan kamera,” kata Mangku Anom seperti dilansir dari Antara di Bandung, Jawa Barat, Rabu (24/3).

Menurut dia, pelanggaran yang paling banyak terjadi yakni menerobos lampu merah.

Dia menjelaskan, alat sistem tilang elektronik yang terpasang di persimpangan lampu merah cukup efektif. Sebab, dapat menangkap pelanggar di saat yang bersamaan.

”Karena kamera kami bagus dan bisa menangkap beberapa objek sekali waktu,” terang Mangku Anom.

Anom mengatakan, surat pemberitahuan teguran tilang itu bakal dikirim melalui pesan singkat (SMS) kepada nomor telepon yang telah terdaftar sesuai dengan kendaraannya.

Selain itu, banyak pelanggar lalu lintas juga yang dikenakan teguran karena melanggar dengan memegang ponsel ketika berkendara. Bahkan, alat sistem tilang elektronik itu bisa mendeteksi pengguna mobil yang memegang ponsel.

”Iya itu kita bisa deteksi mobil dan motor,” ujar Mangku Anom.

Saat ini, Polda Jawa Barat mulai menerapkan sistem tilang elektronik di 21 titik di Kota Bandung. Mayoritas titik tersebut merupakan persimpangan jalan raya yang kerap dipadati pengguna jalan. (jpg/fajar)

Bagikan berita ini:
4
5
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar