Sulaiman Meninggal Usai Divaksin, Komda KIPI Butuh Waktu Sekitar Tiga Hari untuk Investigasi

Rabu, 24 Maret 2021 14:27

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan (Dinkes Sulsel) dr. Nurul AR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Komite Daerah (Komda) Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) saat ini terus memperdalam kasus meninggalnya Warga Kabupaten Takalar Sulaiman Daeng Tika (50) yang sebelumnya sempat ikut divaksin.

“Sementara dalam investigasi. Belum bisa memberi penjelasan lebih lanjut. Akan kami feed back,” kata Komda KIPI Sulsel, Martira Maddeppungeng, kepada Fajar.co.id, Rabu (24/3/2021).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan (Dinkes Sulsel), Nurul AR mengatakan, proses investigasi membutuhkam waktu sekitar tiga hari.

Ia menjelaskan bahwa setelah investigasi selesai dilakukan oleh Komda KIPI, maka akan diaudit oleh Komnas KIPI.

Nurul pun menolak untuk berkomentar lebih banyak dengan alasan sudah diserahkan ke Komda KIPI. “Nanti hasil auditnya itu nanti mereka (Komda KIPI, red) yang akan sampaikan,” jelasnya.

Lebih lanjut kata Nurul, setelah Sulaiman menerima vaksin, memang muncul gejala-gejala seperti demam dan lain-lain sehingga ia dirujuk ke Rumah Sakit.

“Kemudian meninggal. Tapi apakah ada keterkaitannya dengan vaksinasi, itu sedang diinvestigasi,” lanjutnya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak langsung memandang negatif vaksinasi yang telah diselenggarakan pemerintah karena itu belum tentu ada kaitannya dengan vaksin.

“Bisa juga karena memang selama ini ada penyakit yang tidak diketahui karena tidak pemeriksaan lengkap sebelumnya. Itu beberapa dugaan-dugaan. Tapi kita bisa menunggu dari komisi independen,” pungkasnya. (mg10/fajar)

Bagikan berita ini:
1
8
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar