Berpotensi Ricuh, 27.900 Warga Miskin Makassar Merana Tak Lagi Terima Bansos

Kamis, 25 Maret 2021 16:19

Ilustrasi Bansos. FOTO: FAISAL R. SYAM / FAJAR INDONESIA NETWORK

Apalagi dalam waktu dekat masyarakat akan memasuki bulan Ramadhan, dimana kebutuhan bahan pokok sangat diperlukan.

Dengan kenyataan ini, Wahab khawatir akan menimbulkan gejolak dan kecemburuan sosial di Kota Makassar.

“Ini berpotensi menimbulkan masalah besar di Makassar,” gumam politisi senior Partai Golkar itu.

Wahab mengatakan akan memanggil Dinas terkait untuk membahas secara internal persoalan tersebut sore ini. Dia juga meminta agar persoalan ini bisa lebih awal disampaikan ke publik agar tidak terjadi kekagetan dan kehebohan di masyarakat.

Wahab juga memastikan jika jumlah tersebut sesuai yang dilaporkan maka dirinya akan memastikan pemerintah merefocusing anggarannya untuk menutupi sisa penerima yang diajukan.

“Yang jelas kita akan pastikan Pemkot merefocusing anggaran Makassar Recover-nya untuk menutupi jumlah bantuan tersebut,” pungkasnya.

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto sebelumnya mengaku kecewa dengan kenyataan itu. Ia akan berupaya mendapat bantuan lain ke pemerintah pusat. Sebab dampak Covid-19 benar-benar menghancurkan perekonomian warga. Ini yang menjadi perhatian Pemkot Makassar.

“Saya akan usahakan mendapat ke pusat, masyarakat perlu tahu ada kehancuran birokrat sebelumnya. ini fatal,” tegas Danny. (endra/fajar)

Bagikan berita ini:
7
8
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar