Korban Tawuran Barukang Vs Cambayya akan Dimakamkan di Maros

Kamis, 25 Maret 2021 10:44

Tawuran Cambayya-Barukang

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Lelaki bernama Rani, 16 tahun meninggal dunia. Dia terkena anak panah di bagian perut saat aksi tawuran kembali terjadi di Jalan Sabutung Raya, Kota Makassar, Rabu (24/3/2021) pukul 13.30 WITA kemarin.

Korban sempat akan dibawa ke rumah sakit Pelamonia. Sayang, di tengah perjalanan, warga asal Kelurahan Cambayya ini meninggal dalam perjalanan.

Jenazah korban sempat akan dilakukan otopsi. Namun ditolak oleh pihak keluarga dan memilih dipulangkan ke rumah duka, yang tak jauh dari lokasi tawuran.

Rencananya, jenazah Rani nantinya akan dimakamkan di kampung halamannya pada hari ini. Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Pelabuhan, AKBP Muh Kadarislam.

“Iya rencananya akan di Kabupaten Maros. Di sana kampungnya,” katanya, Kamis (25/3/2021).

Sebuah anak panah yang sebelumnya menancap di perut korban, telah dicabut oleh Tim Bidokkes Polda Sulsel yang tiba ke rumah korban tadi malam, sekitar pukul 21.00 WITA.

Proses pencabutan anak panah oleh Tim Bidokkes dikawal ketat oleh aparat kepolisian yang sedang berjaga di sekitar lokasi kejadian dan di rumah korban. Hal itu sengaja dilakukan untuk antisipasi ada tawuran susulan.

Sementara itu, pencarian polisi terhadap pelaku tawuran yang menewaskan korban Rani akhirnya ditangkap polisi tadi malam, dan telah diamankan di Mapolres Pelabuhan.

“Iya benar satu orang telah kami tangkap. Dua orang masih pencarian,” jelas perwira polisi dua melati ini. (Ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
7
10
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar