Pemerintah Dituding Tak Serius Selesaikan Honorer K2, Bu Nur: Jangan Hanya PHP

Kamis, 25 Maret 2021 21:04

Korwil Perkumpulan Hononer K2 Indonesia (PHK2I) DKI Jakarta Nur Baitih di Komisi II DPR, Rabu (15/1). Foto: Ricardo/JPNN

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Forum Honorer K2 DKI Jakarta Nur Baitih mengaku kecewa terhadap hasil rapat kerja Komisi II DPR RI dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo, Rabu (24/3).

Sebab, lanjut Nur Baitih, tidak tergambar niat serius pemerintah menyelesaikan masalah honorer K2.

Menurut dia, persoalan 200 ribu lebih honorer K2 nonguru saja belum ada solusinya, tetapi pemerintah malah mau membuka rekrutmen CPNS (calon pegawai negeri sipil).

Nur Baitih menyatakan hal ini menjadi bukti pemerintah tidak peka terhadap masalah honorer K2.

“Kenapa mau ada rencana rekrutmen CPNS baru lagi, sementara ada banyak honorer K2 non-guru yang tersisa?” kata Nur Baitih kepada JPNN.com, Kamis (25/3).

Dewan Pembina Forum Honorer K2 Sulawesi Tenggara (Sultra) ini heran dalam raker itu masih membahas rekrutmen guru yang sudah dibahas Komisi X DPR, serta Panja Pengangkatan Guru dan Tenaga Kependidikan Menjadi ASN.

“Kenapa Komisi II DPR tidak bahas yang di luar nonguru saja, atau menekan menPAN-RB soal revisi UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN,” ucap dia.

Nur Baitih mengatakan saat ini revisi UU ASN sudah masuk dalam Prolegnas Prioritas 2021, tetapi mengapa MenPAN-RB masih tidak mau membahasnya.

Dia menegaskan, kalau pemerintah tidak mau membahas, seharusnya revisi UU ASN tidak usah lagi dimasukkan dalam Prolegnas Prioritas 2021.

Bagikan berita ini:
7
6
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar