1 Polisi Penembak Laskar FPI Meninggal, Begini Respons Legislator Demokrat

Sabtu, 27 Maret 2021 11:50

Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Adrianto menyampaikan bahwa satu dari tiga anggota polisi di kasus dugaan pembunuhan d...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Satu dari tiga anggota polisi yang menembak empat eks Laskar Front Pembela Islam (FPI) meninggal dunia akibat kecelakaan. Hal ini lantas menjadi sorotan DPR. Anggota Komisi III DPR, Didik Mukriyanto meminta polisi transparan terkait meninggalnya satu anggotanya tersebut. Sebab penembakan empat eks Laskar FPI ini mendapatkan perhatian publik.

“Dalam konteks itu, idealnya dalam pemeriksaan kasus ini, penyidik harus profesional dan setransparan mungkin. Kasus ini juga mendapat perhatian publik dan penggiat hak asasi manusia,” ujar Didik kepada wartawan, Sabtu (27/3).

Politikus Partai Demokrat tersebut menambahkan dirinya takut akan munculnya spekulasi liar di publik terkait meninggalnya satu anggota polisi tersebut. Sehingga dalam hal ini polisi perlu memberikan penjelasan ke publik.

“Saya berharap di era keterbukaan seperti saat ini, kita seperti hidup di ruang kaca, serba kelihatan. Untuk menghindari adanya spekulasi publik yang tidak perlu, ada bijaknya penyidik dan atau Polda Metro Jaya bisa meng-update setiap perkembangan kepada masyarakat,” katanya.

Menurut Didik, kasus ini cukup mendapat perhatian publik. Integritas dan kredibilitas penyidik dan Polri akan dinilai oleh publik. “Saya yakin penyidik akan profesional dan akuntabel. Pada akhirnya hasil pemeriksaan itu juga akan diuji di meja hijau atau pengadilan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Adrianto menyampaikan bahwa satu dari tiga anggota polisi di kasus dugaan pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap Laskar FPI meninggal dunia. “Informasi yang saya terima saat gelar perkara salah satu terduga pelaku MD (meninggal dunia) karena kecelakaan,” ujar Komjen Pol Agus.

Komentar