Begini Model Surat Konfirmasi untuk Pengendara yang Melanggar ETLE di Makassar

Sabtu, 27 Maret 2021 21:07

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Electronik Traffic Law Enforcement (ETLE) atau biasa disebut tilang elektronik resmi berlaku sejak 23 Maret 2021 kemarin. Tahap pertama, polisi menyasar pengendara mobil.

Bagi yang melanggar dan terekam CCTV yang disediakan, aparat kepolisian mengirimkan surat konfirmasi ke pelanggar tersebut, sesuai dengan data yang tersimpan di data ETLE nasional.

Jika anda penasaran dengan bentuk dengan surat itu, seperti inilah modelnya. Surat tersebut terbungkus dalam sebuah amplop warna putih, yang di luarnya tertulis nama dan alamat si pelanggar.

Isinya juga adalah beberapa lembar kertas yang salah satu lembarannya menampilkan sebuah foto pengendara mobil yang melanggar aturan. Seperti tidak pakai sabuk pengaman dan memakai ponsel saat berkendara.

Setelah semuanya rampung, aparat kepolisian melalui petugas pos mengirimkan surat tersebut ke rumah pelanggar.

“Setelah pihak pos kirimkan, pelanggar itu konfirmasi. Kita kasih waktu petugas pos selama 3 hari (cari alamat pelanggar), tambah 5 hari waktu konfirmasi (melalui online atau offline). Jadi kurang lebih 8 hari bisa konfirmasi,” jelas Kepala operator Elite Polrestabes Makassar Aiptu Murdadi, Sabtu (27/3/2021).

Agar surat tersebut mudah sampai ke alamat si pelanggar, aparat kepolisian Polrestabes Makassar akan berkoordinasi dengan Polsek atau pun Polres setempat.

“Tetap mengirim ke daerah lain seperti Takalar, Jeneponto, Luwu, dll. Makanya di Polres-polres juga sosialisasikan programnya. Iya (walau melanggar di Makassar, tetap waspada). Kita Makassar jadi percontohan di Sulsel,” kata Kasubdit Gakum Ditlantas Polda l Sulsel, AKBP Andiko Wicaksono.

Bagikan berita ini:
5
3
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar