Manusia Tak Bisa Mengingat Secara Detail Masa Kanaknya, Ini Penjelasan Ahli

Sabtu, 27 Maret 2021 19:04

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID — Seringkali manusia berusaha mengingat kenangan dari masa kanak-kanak. Namun, meski berjuang sekeras apa pun kenangan tersebut tidak sepenuhnya kembali, mengapa ini terjadi?

Menurut penelitian, para ilmuwan di City University London, pembentukan sel-sel otak baru sebelum dan sesudah kelahiran memang meningkatkan kapasitas untuk belajar tetapi juga membersihkan memori otak dari kenangan lama.

Tingkat produksi neuron mencapai skala tinggi selama tahun-tahun pertama kehidupan. Penemuan ini dipresentasikan pada Canadian Association of Neuroscience.

Neurogenesis atau pembentukan neuron baru di hippocampus – sebuah wilayah otak yang dikenal menjadi penting untuk belajar dan mengingat, mencapai puncaknya sebelum dan sesudah kelahiran. Kemudian terus menurun selama masa kanak-kanak dan dewasa.

“Sebelum usia empat atau lima, manusia memiliki hippocampus yang tidak dapat menyimpan informasi secara stabil karena perkembangan otak sangat dinamis,” ujar Dr Paul Frankland, dari Hospital for Sick Children di Toronto seperti dilansir dari BBC.

Dr Paul Frankland dan partnernya Dr Sheena Josselyn dari University of Toronto, menyelidiki bagaimana proses generasi neuron baru berdampak pada penyimpanan memori pada manusia. Mereka melakukan penelitian pada tikus muda dan tua di laboratorium.

Pada tikus dewasa, mereka menemukan bahwa peningkatan neurogenesis setelah pembentukan memori sudah cukup untuk membawa kelupaan.

Pada tikus yang masih bayi, mereka menemukan penurunan neurogenesis setelah pembentukan memori sesuatu secara normal tidak terjadi.

Komentar