Regulasi Salat Tarawih Berjemaah di Masjid Harus Tersosialisasi dengan Baik

Sabtu, 27 Maret 2021 21:16

Suasana jelang salat berjemaah di masjid. (ilustrasi)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar akan memberi perlakuan khusus bagi warga penyintas (pernah terpapar) dan yang telah divaksin Covid-19 untuk menjalankan ibadah salat jemaah tarawih di masjid.

Mereka yang memiliki dokumen atau sertifikat yang dilengkapi barcode, dapat digunakan untuk menjalankan ibadah Ramadan di masjid.

Sedangkan yang belum disuntik vaksin, hanya dibolehkan beribadah di luar masjid. Dengan catatan, harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini menjadi atensi serius legislator Makassar.

Ketua Fraksi PKS DPRD Makassar, Andi Hadi Ibrahim, meminta Pemkot Makassar segera menyosialisasikan regulasi tersebut jauh-jauh hari sebelum masuk bulan Ramadan.

“Saya kira masyarakat kita sudah bisa menginjakkan kaki untuk sholat berjamaah di Mesjid asal tetap menerapkan protokol kesehatan yakni menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker,” ucapnya, Sabtu (27/3/2021).

Andi Hadi menyarankan, sebaiknya pemkot Makassar segera duduk bersama dengan para pengurus masjid se kota Makassar untuk memastikan imbauannya mengingat Ramadhan tersisa dua minggu lagi.

“Jangan dua hari lagi Ramadhan baru disampaikan sama pengurusnya itu kan sudah sangat mepet. Sebaiknya pemkot Makassar mulai mengambil langkah untuk membuat kebijakan bersama dengan Majelis Ulama Makassar,” sarannya.

Hadi juga setuju jika para mubaligh (penceramah) dan imam-imam di masjid untuk divaksin sebelum puasa Ramadhan tiba.

Bagikan berita ini:
9
6
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar