Korban Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Bertambah, Terduga Pelaku Laki-laki dan Perempuan

Minggu, 28 Maret 2021 19:40

Korban ledakan saat tiba di RS Bhayangkara.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Korban bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar terus bertambah. Padahal jumlah sebelumnya hanya menyentuh angka 16 jiwa, pada hari ini, MInggu (28/3/20201) pukul 14.40 WITA tadi.

Namun sampai dengan pukul 18.35 WITA, jumlahnya bertambah sebanyak tiga orang. Hal itu dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Endra Zulpan, kepada wartawan.

“Sampai dengan malam hari ini, jumlah korban sudah ada 19 orang. Masing-masing sudah dibawa ke rumah sakit terdekat. Termasuk di RS Bhayangkara,” katanya.

Mereka yang menjadi korban atas peristiwa itu ada yang merupakan petugas keamanan, jemaat, dan warga sekitar yang berada di sekitar lokasi.

Mereka mengalami luka ringan seperti lecet, dan adapula luka berat dan mengharuskan dibawa dan dilakukan pengobatan medis di ruang IGD.

Sementara itu, jasad terduga pelaku bom bunuh diri itu telah dievakuasi oleh aparat kepolisian. Terduga pelaku bom bunuh itu laki-laki.

“Terduga pelaku adalah laki-laki dan masih dalam proses identifikasi untuk mengetahui identitasnya. Ada juga terduga pelaku lainnya berjenis kelamin perempuan. Tapi masih diselidiki identitasnya,” terangnya.

Diketahui, bom bunuh diri ini terjadi di peristiwa bom bunuh diri ini terjadi pelataran Gereja Katedral, Jalan Kajoalalido, Kecamatan Ujung Pandang, Makasaar, pada Minggu (28/3/2021) pukul 10.00 WITA.

Suasana di depan gereja itu pun seketika mencekam dan mengerikan. Beberapa bagian tubuh terduga pelaku ditemukan berserakan di sana. (ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
5
6
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar