Megawati Soekarnoputri: Saya Katakan Ini Bukan Berarti Menentang Globalisasi

Minggu, 28 Maret 2021 22:38

Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri mengomentari deklarasi dan pernyataa...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyatakan Rumah Budaya PDIP adalah wujud konsistensi pihaknya dalam melestarikan kebudayaan Indonesia di tengah gempuran budaya asing.

Menurut Megawati, Indonesia sangat kaya dengan keragaman budaya yang luar biasa. Ada tak kurang dari 300 kelompok etnik, 1.340 suku bangsa, 718 bahasa daerah, serta 9.770 warisan budaya bukan benda. Baik yang berupa tarian, lagu, gambar, patung, pakaian adat, hingga kuliner daerah.

“Namun, bila tak dilestarikan dengan segenap kekuatan dari seluruh komponen bangsa, bukan tak mungkin semua itu akan menghilang dan menyebabkan generasi penerus kita nanti berada dalam krisis identitas dan kehilangan keIndonesiaan-nya,” ujar Megawati.

Hal itu disampaikan Megawati dalam pidatonya di peresmian Rumah Budaya PDIP yang terletak di kantor pusat partai itu di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Minggu (28/3/2021).

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto hadir di Rumah Budaya bersama jajaran Badan Kebudayaan Nasional (BKN) Pusat PDIP yakni Ketua Aria Bima, Sekretaris Rano Karno, dan Bendahara Vita Ervina. Hadir juga Ketua DPP PDIP bidang politik Puan Maharani.

Lebih lanjut, Megawati mengatakan kebudayaan Indonesia telah menghadapi tekanan besar akibat globalisasi dan perkembangan teknologi informasi. “Tentu saya katakan ini bukan berarti menentang globalisasi dan perkembangan teknologi informasi,” kata Megawati.

Bagikan berita ini:
10
3
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar