Teror Bom Gereja Katedral Makassar, Ini 8 Pernyataan Sikap PMKIT Sulsel

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID- Teror bom bunuh diri Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan yang mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, serta menimbulkan ketakutan.

Insiden menimbulkan kecaman dari berbagai pihak termasuk dari Persatuan Masyarakat Kristen Indonesia Timur (PMKIT) DPD Sulsel.

Berkaitan dengan peristiwa tindakan bom bunuh diri tersebut, Dewan Penasehat PMKIT, Raymond Arfandy menyatakan, kami segenap Persatuan Masyarakat Kristen Indonesia Timur (PMKIT) DPD Provinsi Sulawesi Selatan dengan ini menyatakan sebagai berikut:

  1. Menyampaikan rasa duka yang mendalam atas tragedi tersebut, serta berdoa agar kekuatan iman dan penghiburan dari Tuhan menyertai seluruh anggota keluarga yang sedang berduka dan keluarga besar Keuskupan Agung Makassar.
  2. Bahwa tindakan Bom Bunuh Diri dengan alasan apa pun yang bertentangan dengan Hukum dan Hak-hak Asasi Manusia serta atas nama Agama sangat bertentangan dengan nilai-nilai moral, agama dan norma hukum yang berlaku dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  3. Mengecam keras terhadap tindakan Bom Bunuh Diri tersebut karena dapat merusak nilai-nilai kemanusiaan, agama, sosial, dan hukum.
  4. Meminta kepada seluruh umat Kristiani agar tetap tenang dan tidak terpancing dengan aksi-aksi yang bisa menimbulkan konflik antar umat beragama yang di dalangi oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, dan tetap memperlihatkan sikap spiritualisme dengan hidup berdasarkan kebenaran Alkitabiah sebagai pedoman hidup.
  5. Meminta agar segenap umat kristiani mendoakan keluarga korban, serta memberikan perhatian dan penghiburan bagi keluarga yang berduka.
  6. Mengajak Para Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama, serta seluruh masyarakat untuk bersama kita mempererat persatuan dan kesatuan, serta tetap menjaga stabilitas regional dan nasional guna memperkuat ketahanan nasional. Dan ikut mendoakan supaya para pelaku bom bunuuh diri bersama jaringannya dapat segera terungkap.
  7. Mengajak seluruh masyarakat untuk menghentikan penyebaran gambar dan video yang bias membangkitkan rasa takut dan keresahan.
  8. Meminta dengan sangat agar Pemerintah dan TNI POLRI segera berikhtiar dan bertindak untuk dapat mengungkap pelaku bom bunuh diri dan memberi tindakan yang sesuai berdasarkan hukum yang berlaku demi kebenaran dan keadilan di dalam NKRI.Demikian kami sampaikan untuk menjadi perhatian bagi seluruh pihak terkait. Mari bersama menjaga kedamaian dan kesejahteraan bagi bangsa dan negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai. (fik/fajar)

  • Bagikan