Usut Bom Gereja Katedral, Ini Pernyataan Tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Minggu, 28 Maret 2021 18:20

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam Rapim TNI-POLRI. (Foto Humas Polri)

Saat itu, jumlah jemaat juga tidak banyak karena memang menerapkan protokol kesehatan.

“Jadi jumlah jemaat saat itu separuh,” sambungnya.

Kedua pelaku tersebut sempat ditahan keamanan gereja sehingga pelaku tidak bis masuk.

Tak lama setelah itu bom langsung meledak.

“Dua orang (pelaku) tadi yang mau masuk dicegah oleh sekuriti gereja dan kemudian terjadilah ledakan itu,” terangnya.

Karena itu, pihaknya menduga bahwa serangan bom bunuh diri tersebut dilakukan oleh dua orag.

Namun saat ini, pihaknya masih melakukan pendalaman atas potongan tubuh yang ditemukan di lokasi.

“Informasi di lapangan bahwa ada ditemukan tadi kendaraan yang hancur dan juga ada beberapa potongan tubuh diduga dari dua orang,” ungkap Argo.

“Ini tentunya bagian daripada penyidik dari pihak kepolisian,” tandasnya.(pojoksatu/fajar)

Bagikan:
8
4
4

Komentar