6 Fakta Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

Senin, 29 Maret 2021 17:56

Foto dua terduga pelaku bomber gereja Katedral Makassar (ist)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Pelaku pengebom Gereja Katedral, Makassar berhasil diketahui. Pelaku merupakan suami istri, Lelaki berinisial LL dan istrinya berinisial YSR.

Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Pol Merdisyam memastikan kedua pelaku meninggal dunia. Pelaku bom bunuh diri ini tidak sempat masuk ke dalam gereja.

Dari beberapa informasi yang dihimpun Fajar.co.id berikut enam fakta terkait pasutri pelaku bom Gereja Katedral Makassar.

  1. Tubuh Keduanya Hancur

Kapolda Sulsel Irjen Merdisyam mengatakan, korban bom bunuh yang meninggal dunia itu, kondisi badannya hancur dan beberapa bagian tubuhnya rusak karena ledakan.

Pelaku bom bunuh diri ini tidak sempat masuk ke dalam gereja. Saat itu, petugas pengamanan gereja sempat menahan pelaku bom bunuh diri di pintu gerbang, saat bersamaan juga proses peribadatan sudah selesai.

“Tidak sempat masuk, karena saat itu pengamanan gereja mencurigai orang yang akan masuk gereja. Ledakannya itu di pintu gerbang dan tidak sempat masuk gereja,” katanya lagi.

  1. Baru 6 Bulan Menikah

Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pelaku bom bunuh diri merupakan seorang laki-laki dan perempuan.

Dari data yang diperoleh keduanya merupakan pasangan suami istri atau pasutri.

“Benar, pelaku pasangan suami istri baru menikah enam bulan,” kata Argo kepada wartawan, Senin (29/3).

  1. Tinggal di Jalan Tinumbu 1

Rumah pelaku bom bunuh diri berinisial L yang ditinggali bersama istrinya di Jalan Tinumbu I Lr 132A, Kelurahan Bunga Ejaya, Kecamatan Bontoala, Makassar, Sulawesi Selatan, digeledah Densus 88, Senin (29/3). Ada dua titik pengeledahan dilakukan aparat bersenjata lengkap. Satu di rumah indekos pelaku RT/RW 003/001 nomor 15, kemudian dilanjutkan di kediaman orang tua pelaku yang berjarak 50 meter dari rumah indekos bersangkutan.

Komentar


VIDEO TERKINI