Ada Atribut FPI di Penggerebekan Terduga Teroris, PA 212 Bilang Begini

Senin, 29 Maret 2021 22:15

Barang bukti yang diamankan polisi di rumah terduga teroris di Condet, Jakarta Timur. (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Densus 88 Antiteror menemukan beberapa barang bukti berupa diduga bahan peledak, senjata tajam, hingga atribut ormas terlarang, Front Pembela Islam ( FPI ).

Barang-barang itu ditemukan dalam penangkapan dua terduga teroris di Condet, Jakarta Timur, Senin (29/3/2021). Keduanya diduga terkait dengan aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.

Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif langsung angkat bicara terkait ditemukannya atribut FPI dan Reuni Alumni 212 itu.

Kata dia, kaos maupun atribut lainnya itu dijual secara bebas dan semua orang dapat memilikinya.

“Kaos seperti itu (FPI dan Reuni 212) kan bisa dibeli dimana saja, bebas,” ujar Slamet, Senin (29/3/2021).

Dia juga tak tahu sama sekali siapa pembuat kaos itu. Bahkan, lokasi kaos diproduksi pun tak tahu. “Kita sendiri enggak tahu yang cetak dan yang jualnya siapa,” ucapnya.

Sebelumnya, sebuah kartu anggota FPI menjadi salah satu barang bukti penangkapan terduga teroris di Jakarta Timur. Tertulis nama identitas pemilik kartu anggota FPI tersebut, yakni Husein Hasny.

Dalam kartu anggota FPI itu, Husein Hasni tertera berkedudukan sebagai Wakil Ketua Bidang Jihad. Dia memiliki NIF: 11.03.05/004.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menbongkar peran HH atau Husein terkait penangkapan tiga teroris lainnya di Desa Sukasari, Cibarusah, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Ketiga terduga teroris itu adalah ZA (37), BS (43), dan AJ (46).

Bagikan berita ini:
4
8
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar