Denny Siregar Minta MUI Terbitkan Fatwa Haramkan Salat Jenazah untuk Pelaku Bom Bunuh

Senin, 29 Maret 2021 16:40

Denny Siregar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pegiat Media sosial, Denny Siregar menyentil Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengecam aksi pengeboman di Gereja Katedral Makassar, pada Ahad (28/3) kemarin.

Denny Siregar mengatakan, harusnya MUI bukan saja mengecam, tetapi menerbitkan fatwa haram untuk salatkan jenazah para pelaku.

“Kalau cuma mengutuk aksi teror sih, gak perlu lembaga seperti @MUIPusat. Gua aja bisa. Bikin fatwa kek. Misalnya, pelaku bom bunuh diri haram dan tidak wajib jenazahnya dishalatkan. Baru kerasa MUI-nya,” tulis Denny Siregar di Tiwtter-nya, Senin (29/3).

Dia mengatakan MUI harus melakukan langkah-langkah pencegahan radikalisme, misalnya dengan menerbitkan sertifikat pagi para daih. Dia menilai, MUI punya wewenang namun tidak menjalankan kewenangan itu.

Video Terkait : Detik detik Bom Bunuh Diri di Depan Gereja Katedral Makassar

“MUI cuman bisa mengutuk, tanpa mampu mencegah terorisme itu sejak awal. Seperti melakukan sertifikasi ulama misalnya.. Mereka punya kuasa, tapi gak mampu menggunakannya. Sedih, kan?,” tutur dia.

Denny Siregar menyebut, para pelaku teror sebelum melakukan aksi, mereka akan melawati fase demi fase.

“Para pengantin itu melewati fase sebelum akhirnya menjadi bomber. Pertama terpapar, lalu radikal, baru masuk ke tahap bunuh diri pake bom. Seharusnya, mereka yang menyebut dirinya ulama di @MUIPusat sudah harus bentengi umat sebelum terpapar. Sertifikasi penceramah itu kuncinya,” ungkapnya.

Bagikan berita ini:
8
8
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar