Dikira Meninggal 30 Tahun Lalu, Masim Masriri Malah Ditemukan Dirawat Meri Novita

Senin, 29 Maret 2021 13:41

Masim Masruri (baju hitam) bersama adik kandungnya, Musyafak dan keponakannya Muhammad Ridwan. Foto: Luqman Sulistiyawan...

FAJAR.CO.ID, MAGELANG – Masim Masruri, kakek 65 tahun ini dianggap meninggal oleh keluarganya lantaran sudah 30 tahun menghilang. Namun berkat media sosial, semua berubah.

“Keluarga mengira dia sudah meninggal. Karena dulu pernah ada kabar dari rumah sakit seperti itu, setelah dia pergi dari rumah,” ujar Musyafak, adik kandung Masim, seperti dikutip dari Radar Semarang, Senin (29/3).

Setelah adanya kabar tersebut, keluarga dan warga di Dusun Kalisalak, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah melakukan tahlilan untuk mendoakan Masim.

Semua telah mengikhlaskan Masim. Namun, tanpa diduga, 30 tahun kemudian, Masim ditemukan masih hidup. Dia diketahui berada di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Keluarga mengetahui keberadaan Masim dari sebuah unggahan di media sosial. Dalam unggahan tersebut, Masim tengah dirawat oleh warga Probolinggo bernama Meri Novita.

Meri menemukan Masim telantar. Sehingga ia tergerak untuk merawat.

Saat meninggalkan rumah pada 30 tahun lalu, Masim memang dalam kondisi kejiwaan yang terganggu. Saat wartawan koran ini berkunjung ke rumahnya, Masim dengan kaus oblong, sarung serbahitam, serta peci putih tidak banyak bicara.

Hanya menghisap rokok. Sambil sesekali berbicara sendiri. Menurut keluarga, Masim mengalami gangguan jiwa sejak umur 16 tahun. Lantaran depresi setelah gagal mondok di Pondok Pesantren (Ponpes) Gontor, Jawa Timur.“Kakak saya minta mondok di Gontor. Namun orang tua tidak mampu. Akhirnya malah depresi, dan kena gangguan jiwa,” kata Musyafak.

Komentar


VIDEO TERKINI