Penampilan Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar, Diduga Pasangan Suami Istri

Senin, 29 Maret 2021 09:22

Foto dua terduga pelaku bomber gereja Katedral Makassar (ist)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pelaku bomber bunuh diri Gereja Katedral Makassar, Sulsel, diduga pasangan suami istri. Foto keduanya berboncengan sepeda motor sebelum ledakan menyebar di medsos.

Pelaku bomber Gereja Katedral Makassar berinisial LL untuk yang laki-laki. Sementara yang perempuan belum diketahui identitasnya disebabkan tubuhnya hancur.

Untuk pelaku laki-laki, potongan kepalanya terbang ke atas bangunan di sebelah gereja dan polisi sudah menemukan potongan kepala laki-laki ini.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya telah mengantongi identitas salah satu pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar.

Satu pelaku yang berhasil diidentifikasi berinisial LL. Sementara satu pelaku lainnya masih dalam penyelidikan.

“Inisial pelaku sudah kita dapatkan LL,” ujar Listyo di lokasi Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021).

Jenderal Listyo mengatakan pelaku merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

“Mereka adalah bagian dari kelompok beberapa waktu lalu dari kelompok JAD (Jamaah Ansharut Daulah) yang kami amankan,” katanya.

Kedua pelaku itu juga bagian dari kelompok Daro. Daro merupakan pelaku yang pernah melakukan aksi teror di Jolo, Filipina.

“Kelompok Daro pelaku yang beberapa waktu yang lalu kita amankan. Kelompok ini bergabung terkait yang pernah melakukan kegiatan bom di Jolo (Filipina),” katanya.

Sementara itu, Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) 2011-2014 Ansyaad Mbai mengatakan, bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar ada kaitannya dengan kasus pemboman gereja katedral di Solo Jateng dan Filipina.

Pelakunya bisa saja dari kelompok yang sama.

Apalagi, kata Ansyaad, pelaku pemboman di Filipina juga merupakan terorisme dari Sulawesi Selatan kala itu. Dimana keduanya suami istri.

Ia mengatakan gereja adalah sasaran favorit para teroris. Anggapan mereka adalah Islam terpuruk karena kelompok non muslim.

Selain itu sasaran mereka adalah pemerintah dan pihak kepolisian.

Sebelumnya, sebuah foto diduga dua pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar bereda di aplikasi pesan singkat (WA). Kedua pelaku menggunakan motor matic warna orange.

Foto tersebut dibenarkan polisi sebagai foto dua terduga pelaku bom Gereja Katedral Makassar.

Dalam foto itu, terlihat ada seorang pria dan wanita tengah berboncengan menggunakan sepeda motor bernomor polisi DD 5984 MD.

Seorang wanita yang berada dalam posisi di bonceng.

Foto terduga bomber Makassar itu dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes E Zulpan.

“Iya. Itu mungkin teman-teman (ada yang dapat),” ujar Zulpan, Minggu (28/3/2021).

“Pelakunya 2 orang, laki-laki dan wanita,” kata Zulpan.

Menurut Zulpan, sejauh ini Biddokkes Polda Sulsel baru mengungkap identitas terduga pelaku pria yang potongan kepalanya sempat ditemukan di atas atap sebuah bangunan di samping Gereja Katedral Makassar.

“Insial pelaku LL,” kata Zulpan.

Sementara untuk identitas terduga pelaku wanita masih dalam penyelidikan. Polisi beralasan potongan tubuh terduga pelaku wanita hancur. (int/pojoksatu/fajar)

Komentar