Soal Bom Bunuh Diri di Makassar, Anton Charliyan: Model New Jahiliyah, Dungu dan Super Konyol

Senin, 29 Maret 2021 14:53

Nilai apa sesungguhnya yang ingin Diperjuangkan oleh kelompok aksi-aksi bom bunuh diri tersebut, baik dari sisi nilai juang spirit nasionalis maupun nilai religius agamis.

“Kita sepakat, Tidak ada sama sekali. Nol besar. Mereka ini sebagai mana yang pernah terungkap dari peristiwa-peristiwa sebelumnya hanya merupakan kelompok Frustasi yang berjuang Mengatasnamakan Agama, berjubah agama khusunya agama Islam (terbukti dg munculnya nama seperti kelompok ISIS, JI, JAT, dll) padahal sesungguhnya merusak nilai-nilai Islam itu sendiri,” urainya.

Bahkan, lanjut Anton Charliyan, para pelaju ini justru adalah pengadu domba sejati antar umat. Justru dengan munculnya kembali Aksi Bom bunuh diri Makasar ini, sbg salah satu Markas Pusat JAT. Makin menguatkan bahwa kelompok mereka merupakan kelompok yang konyol sebagai New Jahiliah model kini, dan betul-betul asli dungu. Yang ingin memecah umat. Ingin merusak Nilai-nilai kemanusiaan dan nilai-nilai Islami itu sendiri yang kita ketahui bersama Cinta damai & anti Kekerasan yang Rahman dan Rahim. Yanh penuh Cinta dan Kasih Sayang.

Sehingga dengan demikian, tidak ada lagi julukan yang lebih pantas untuk kelompok bom bunuh diri Makasar tersebut, selain Kelompok New Jahilah yang super dungu dan konyol. (rls)

Bagikan:
4
4
7

Komentar