Solusi Serap Beras Petani, TNI-Polri dan ASN Wajib Beli Beras Bulog

Senin, 29 Maret 2021 21:45

ILUSTRASI Stok beras di gudang Bulog -- jawa pos

Diungkapkan Buwas, dengan pembelian beras dari apratur negara, bertujuan agar Bulog dapat menyalurkan stok beras yang diserap dari para petani.

“Masalah yang ada pada Bulog saat ini, tidak memiliki pangsa pasar untuk menyalurkan beras yang diserap dari petani,” katanya.

Menurutnya, jika stok beras yang diserap dari petani terlalu lama di gudang, maka berpotensi mengalami turun mutu. Dampaknya bisa menyebabkan kerugian negara.

“Bulog sebagai BUMN juga terbebani dalam hal keuangannya. Sebab harus membayar bunga dari pinjaman bank yang digunakan untuk menyerap beras dari petani. Sedangkan tidak ada pemasukan untuk melanjutkan perusahaan yang menjadi aset negara tersebut,” ungkapnya.

Dikatakannya, selama dua tahun ini Bulog, telah kehilangan pangsa pasar sebanyak 2,6 juta ton beras yang biasanya digunakan untuk program beras keluarga sejahtera (rastra) semenjak program tersebut dihapuskan pemerintah.

Program rastra digantikan oleh program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) di mana masyarakat mendapatkan bantuan sosial secara nontunai dan dapat membeli kebutuhannya sendiri di warung terdekat.

Bagikan berita ini:
1
2
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar