Aksi Heroik Yosi Saat Bom Meledak, Tinggalkan Makan dan Kerjaan Demi Selamatkan Nenek dan Dua Cucunya

Selasa, 30 Maret 2021 20:25

Yosi, karyawan Kafe Pelangi. (Ishak/Fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Namanya Yosi, 29 tahun. Dia menjadi pahlawan saat aksi bom bunuh diri terjadi di Gereja Katedral, Makassar, pada Minggu pagi (28/3/2021) kemarin.

Saat peristiwa mengerikan itu terjadi, ia juga sempat mengaku kaget dan sempat merasa takut. Namun semua itu tiba-tiba lenyap. Jiwa patriot dalam dirinya seketika muncul.

Karyawan Kafe Pelangi di Jalan Kajaolalido ini pun sigap menuju ke sumber suara ledakan itu, yang berasal dari gereja tersebut. Yosi tak sendiri. Dia bersama dua temannya yang juga menjadi pahlawan saat itu. Namanya Yusuf, 28 tahun dan Asis, 21 tahun.

“Saya sementara jam kerja dan lagi mau makan. Terdengar ledakan kayak bergerumuh. Spontan saya berdiri dan saya ajak teman ke sana yang berjarak sekitar 100 meter dari tempat kerja saya ke TKP,” kata Yosi, kepada wartawan, Selasa (30/3/2021).

Setibanya di sana, Yosi dan dua temannya langsung menyelamatkan seorang wanita lansia beserta dua cucunya yang terluka, akibat serpihan bom dan material lainnya di lokasi tersebut.

Tiga sekawan ini melihat wanita itu sudah mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuhnya. Sementara kaki salah satu cucu dari wanita itu pun terluka.

“Orang berhamburan lari ke sini (ke arah Kafe Pelangi), kami bertiga malah ke sana (gereja). Sampai di sana, sudah ada mobil yang pecah kacanya, ibu yang terluka di trotoar kanan dan kiri,” terang dia.

Bagikan berita ini:
1
5
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar